Posts

Showing posts with the label BERITA HANGAT

Diancam Akan Di Laporkan Ke Polisi, KPK : Kami Tidak Takut !!!

Image
Jakarta - Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengancam akan mempolisikan pimpinan KPK jika Mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) terhadap kliennya. KPK tak mau menggubris ancaman itu dan berkomitmen menuntaskan perkara dugaan korupsi e-KTP. "Silakan saja pihak-pihak lain berkomentar atau melakukan tindakan-tindakan. Yang pasti, KPK akan melakukan upaya-upaya dan tindakan-tindakan dalam penanganan kasus e-KTP ini yang sesuai aturan hukum yang berlaku," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (6/10/2017). Saat ini KPK masih mempelajari putusan praperadilan Novanto. Pertimbangan hakim soal bukti terkait terdakwa Irman dan Sugiharto tidak bisa digunakan lagi untuk Novanto juga dikaji. "Sementara di putusan tindak pidana korupsi dengan terdakwa Irman dan Sugiharto sebenarnya justru ditegaskan lebih dari 6.000 barang bukti yang ada di sana digunakan seluruhnya untuk perkara l...

Sudah Diingatkan agar tidak ngebut, Pria ini Tewas Dibacok Satpam . . .

Image
Jakarta - Mat Ali (28) menegur Aceng (38) agar tidak mengendarai motor dengan ngebut sebelum membacoknya hingga tewas. Teguran itu disampaikan sebab ada anak-anak kecil yang berada di lokasi. "Ketemu sama pelaku, terus bilang jangan ngebut, ada anak kecil, nggak terima, pulang ngambil golok, dibacok," kata Kapolsek Koja Kompol Supriyanto saat dimintai konfirmasi, Minggu (8/10/2017). Mat Ali yang bekerja sebagai satpam itu membacok kepala Aceng dengan golok. Aceng juga sempat melawan tetapi justru mengakibatkan kedua tangannya mengalami luka parah. "Sempat ada perlawanan, korban tangan dibacok, tangan kanan, tangan kiri, kepala, mungkin nangkis kali ya, luka saja," terang Supriyanto. Warga setempat pun disebut tak berani untuk mencegah perselisihan tersebut. Mat Ali akhirnya kabur menggunakan motor setelah membacok Aceng hingga tewas. "Nggak ada yang berani, ramai itu, kabur naik motor," tutur Supriyanto. Sebelumnya diberitakan, Mat Ali mem...

Akan Mengadakan Revitalisasi, Revitalisasi akan diumumkan oleh KETUM Golkar

Image
Jakarta - Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengamini revitalisasi kepengurusan DPP Golkar. Kata dia, secara resmi revitalisasi tersebut akan disampaikan langsung oleh Ketua Umum Golkar Setya Novanto Minggu depan. "Saya kira minggu depan ini Ketum akan mengumumkan sendiri tentang bentuk revitalisasi yang dilakukan oleh Ketum, dan akan dilaporkan di dalam rapat pleno DPP Golkar," terang Idrus, di DPP Golkar, Jalan Neli Murni, Jakarta Selatan, Minggu (8/10/2017). Idrus menekankan revitalisasi DPP Golkar merupakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar beberapa waktu lalu, di Balikpapan, Kalimantan Timur. Revitalisasi dilakukan bukan untuk kepentingan individu, melainkan untuk kepentingan partai itu sendiri. Internal Golkar pun sudah melakukan upaya-upaya untuk segera mewujudkan revitalisasi ini sejak diputuskan dalam rapimnas. Idrus mengatakan revitalisasi kepengurusan ini dilakukan demi menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. "Kalau kita ingin merunu...

Presiden Jokowidodo ke Sumenep, Terus ada yang bilang begini . . .

Image
Sumenep - Kunjungan kerja Presiden Jokowi di Kabupaten Sumenep, Madura, 'dimanfaatkan' para kiai. Para kiai minta agar Jokowi merestui Mensos Khofifah Indar Parawansa maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018. Bahkan, untuk memuluskan permintaannya, kiai yang tergabung dalam Aliansi Santri, Pengasuh Pondok Pessantren dan Kiai (Aspek) se Madura, menggalang dukungan 1.000 tanda tangan. Dukungan 1.000 tanda tangan dalam satu bendel untuk Khofifah ini diserahkan langsung oleh Ketua Aspek KH Muchlis Muchsin kepada Presiden Jokowi. "Pak Jokowi, saya mewakili warga Madura, memohon kiranya bapak merestui dan mengizinkan Ibu Khofifah untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur," kata KH Muchlis Muchsin saat bertemu Presiden Jokowi di Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, Minggu (8/10/2017). Saat penyerahan surat berisi 1.000 tanda tangan kiai itu, di sekitar Presiden Jokowi nampak beberapa tokoh seperti Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Y...