Ini Secara Garis Besar Cara Alami Atasi Panu Yang Mengganggu Penampilan
Pernahkah Anda menemukan area di kulit Anda yang tiba-tiba menjadi berwarna putih, pink, atau cokelat? Apakah noda kulit ini juga bersisik, terasa gatal terutama saat berkeringat, dan terlihat lebih jelas terlihat setelah terkena sinar matahari? Kalau iya, besar kemungkinan Anda sedang terkena panu.
Panu adalah penyakit kulit yang sering dijumpai di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Penyakit yang dalam dunia medis dikenal dengan nama tinea versicolor atau pityriasis versicolor ini merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Walaupun bisa mengenai kulit mana saja, panu biasanya paling sering muncul di punggung, dada, leher, dan lengan atas.
1. Bawang putih merupakan bahan yang sering ditemui di pasar. Bahan ini sering digunakan untuk campuran dalam memasak berbagai sayur. Walaupun demikian, bawang putih juga dapat digunakan untuk mengobati panu. Caranya yaitu mudah sekali, siapkan 1 siung bawah putih kemudian potong menjadi 2 menggunakan pisau. Setelah dipotong, oleskan potongan bawang putih pada bagian kulit yang terkena penyakit panu. Potongan bawang putih ini biasanya terdapat getah. Getah itulah yang dimanfaatkan untuk penyembuhan penyakit ini. Lakukan hal ini secara rutin setiap pagi setelah selesai mandi dan malam hari ketika mau tidur.
2. Lengkuas mempunyai senyawa kuersetin, amilum dan flavonoid yang berguna untuk mengatasi bakteri serta jamur, lengkuas juga sudah banyak digunakan oleh nenek moyang kita dari dulu untuk mengatasi penyakit kulit seperti panu.
3. Kandungan ekstrak vitamin C jeruk nipis dan mineral pada belerang dapat ampuh membunuh kuman serta jamur yang membandel terutama panu.
Cara Penggunaan : Tumbuk halus belerang secukupnya dan campurkan dengan perasan air jeruk nipis kemudian aduk rata dan oleskan pada panu. Lakukan cara ini 2-3 kali sehari secara rutin. Maka panu akan menghilang dengan cepat.
Perlu diingat bahwa meskipun panu sudah pernah diobati dan sembuh, kondisi tersebut bisa kambuh. Maka bagi kita yang pernah mengalami panu, disarankan untuk tetap menggunakan sampo antijamur. Meski begitu, frekuensi penggunaan sampo antijamur untuk tujuan pencegahan akan berbeda dengan tujuan pengobatan. Untuk pencegahan, biasanya hanya disarankan menggunakannya 2-4 minggu sekali. Sampo antijamur merupakan jenis obat yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Jadi jika habis, kita bisa langsung membelinya ke apotik.

Comments
Post a Comment