Sebelum Menggunakan Spons Cuci Piring Baca Dulu Penjelasan Dibawah Ini !!!
Spons pencuci piring merupakan benda yang pasti ditemukan di dapur Anda. Selain untuk mencuci piring, spons juga berguna mencuci berbagai alat makan lainnya, bahkan seluruh permukaan dapur seperti porselen dan wastafel.
Spons yang selalu kita biarkan lembap merupakan media yang sangat baik untuk perkembangan kuman. Tercatat Eschericia coli, Staphilococcus, Salmonella, dan kuman berbahaya lainnya bersarang dalam spons pencuci piring Anda. Kuman-kuman tersebut merupakan penyebab berbagai macam penyakit di antaranya penyakit saluran pencernaan seperti diare, demam tifoid, hingga keracunan makanan.
Dalam sebuah studi baru, beberapa spons bekas dipelajari di bawah mikroskop dan ditemukan bahwa banyak terdapat bakteri di dalamnya yang bahkan dapat menyebabkan penyakit mematikan seperti kolera, tifoid dan bahkan keracunan makanan.
.Biasana bakteri seperti E. coli, staph dan salmonella hidup dan berkembang di dalam spons. Slamonella memiliki 1.800 helai dan setiap helai bisa menyebabkan keracunan makana jika bakteri tersebut masuk pada makanan Anda. Hampir 80 juta orang Amerika mengalami keracunan makan tiap tahunnya akibat bakteri itu. Dalam beberapa kasus, gejala keracunan makanan seringkali hilang, lalu kemudian muncul lebih parah. Menyentuh makanan setelah menggunakan spons bisa menyebabkan kontaminasi bakteri. Hati-hati.
Ada beberapa cara untuk membersihkan spons. Cara yang paling efektif adalah dengan merendam spons dalam sabun antibakteri dan jus lemon, kemudian mencucinya. Cara kedua adalah dengan memanaskan spons di dalam microwave selama 2 menit. Tetapi spons harus dalam keadaan basah, jika tidak mereka bisa terbakar.
Selain itu, Anda juga bisa merebus spons di dalam air mendidih. Beberapa cara tersebut diklaim bisa membunuh 99,9 kuman dan bakteri. Namun Anda perlu hati-hati, karena ada beberapa spons yang mengandung bahan beracun ketika dipanaskan.Gantilah spons setiap dua minggu sekali. Dengan mengganti spons akan menghindarkan kita dari risiko infeksi kuman akibat spons.Gantilah spons setiap dua minggu sekali. Dengan mengganti spons akan menghindarkan kita dari risiko infeksi kuman akibat spons.

Comments
Post a Comment