Ketahui Sebenarnya Apa Yang Menyebabkan Anda Malas Untuk Berkerja


Alangkah senangnya bila kita bisa melewati hari-hari kerja dengan bahagia. Sayangnya banyak orang tidak merasa bahagia saat melakoni pekerjaannya. Setiap kali Senin datang, perasaan waswas mulai muncul. Bayangan akan menghadapi rutinitas bangun pagi, berebut mengejar bus, bermacet-macet ria di jalan, berhadapan dengan pekerjaan, atasan yang galak, dan semua yang berhubungan dengan pekerjaan, membuat galau. Apakah sebegitu menderitanya Anda di tempat kerja?


Nah sekarang aku akan menjelaskan penyebab tentang kurangnya mood dalam bekerja, berikut penjelasannya :

Saat seseorang stres, kuatir, cemas atau gelisah maka sangatlah susah untuk bisa bekerja dengan produktif. Dalam situasi tersebut menunda sering kali menjadi salah satu pilihan yang sering diambil.

Namun ini bukanlah cara yang bijak mengingat hal tersebut hanyalah bersifat sementara. Menunda hanyalah menghilangkan sementara stres namun ia tidak menyelesaikan masalah dan juga malah membuat pekerjaan menumpuk.

Cara yang bijak adalah menghilangkan penyebab stres atau paling tidak menurunkan kadarnya kalau memang belum bisa dihilangkan secara total.

Jika belum bisa dihilangkan secara total cobalah sediakan waktu untuk menyenangkan bagi Anda seperti pergi ke pantai, nonton bioskop, membaca buku, bersepeda, berenang, memancing, atau melakukan kegiatan yang merupakan hobi adalah salah satu untuk menyeimbangkan emosi Anda.

Konflik di dunia kerja terkadang tak bisa dihindari. Entah itu terlibat persaingan, tidak cocok secara sifat, berada di tim yang tidak menyenangkan, gosip kantor, politik kantor yang terlalu kuat, atau ada saja seseorang yang menurut Anda sangat menjengkelkan dan membuat suasana kerja tidak kondusif. Situasi seperti ini memang tidak nyaman. Tapi coba pikirkan lagi, apa Anda mau karier terhambat hanya karena konflik yang biasanya muara permasalahannya sepele di kantor? Cepat selesaikan konflik Anda.

Sasaran ini bisa berbentuk: apa yang ingin kita lakukan, apa yang ingin kita raih, apa yang ingin kita miliki. Sasaran ini ada yang bersifat jangka pendek, jangka menengah atau jangka panjang. Ada yang disebut visi, tujuan (goal), atau juga target. Kenapa sasaran itu terkait? Karena kalau kita sudah tahu sasaran yang kita inginkan, maka logikanya kita akan terdorong untuk mencapainya. 

Kejelasan sasaran terkait dengan kekuatan motivasi dan tekad seseorang. Menurut Anthony Robbin, di dunia ini sebetulnya tidak ada orang yang malas. Orang menjadi malas karena tidak memiliki tujuan yang jelas. Penjelasan lain mengatakan bahwa orang yang tidak memiliki sasaran atau tujuan hidup yang benar-benar ingin diraih sangat berpotensi terkena apa yang disebut kemandekan batin. Batin yang mandek gampang dihinggapi berbagai penyakit dan kotoran, salah satunya adalah kemalasan. Jadi, kemalasan terkait dengan “developmental process”.

Seberat apapun usahamu untuk semangat dalam bekerja? apabila kamu tidak bisa menemukan kecocokan di dalamya, maka kamu akan malas untuk mengerjakan pekerjaan tersebut. Parahnya lagi kamu akan tersiksa dengan pekerjaanmu sendiri, karena kamu tidak menikmati pekerjaanmu itu. Nah kalau sudah begini tidak ada salahnya kamu untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan minat kamu, agar kamu bisa bahagia dalam bekerja. Dan semangat itu pun akan muncul dengan sendirinya apabila kamu menyukai pekerjaanmu itu.

Comments

Popular posts from this blog

7 Efek Yang sangat berbahaya saat kamu kebanyakan makan kayu manis

Harus Baca Dulu Efek Samping Sering Mencatok Rambut ,Apa Masih Mau Catok ???

Begini Cara Penyebaran Virus Zika ...